Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Unand Canangkan Zona Integritas Pada Pengadaan Barang dan Jasa

Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Unand Canangkan Zona Integritas Pada Pengadaan Barang dan Jasa

PADANG - Setelah Fakultas Teknik ditunjuk sebagai pilot project Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi  Bersih dan Melayani (WBBM) di Universitas Andalas. Kini Unand kembali mencanangkan WBK dan WBBM pada pengadaan barang dan jasa. Pencanangan ini ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh pimpinan dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa dilingkungan Unand pada Senin (06/07/2020) di Convention Hall Unand Kampus Limau Manis.

Pencanangan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas, Wakil Rektor II, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Universitas Andalas, Kabiro, Wakil Dekan II, Kabag, Pejabat Pengadaan di lingkungan Universitas Andalas dan para Penyedia Barang/Jasa.

Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (UPPBJ) Universitas Andalas, Prof. Agus Susanto menjelaskan sebagaimana kita ketahui, pengadaan barang dan jasa adalah sebuah sistem yang melibatkan banyak pihak. Pihak-pihak tersebut antara lain, adalah  KPA, PPK, PP, Pejabat Penandatangan SPM, Bendahara, UPPBJ  dan yang terpenting juga penyedia (rekanan). 

Pengadaan barang/jasa (PBJ) juga memiliki tahapan-tahapan penting, seperti tahapan perencanaan, tahapan pemilihan penyedia, tahapan pelaksanaan kontrak dan pembayaran hasil pekerjaan, dan tahapan manajemen barang hasil pengadaan. Univesitas Andalas, sebagai sebuah institusi pendidikan sangat mengharapkan terciptanya sistem PBJ yang berintegritas dan profesional sehingga memberikan hasil yang terbaik bagi Unand.

“Maka hari ini kita mencanangkan kata-kata, mudah-mudahan menjadi landasan moral dan etik dalam berbuat atau bertindak dalam pengadaan barang/jasa di Universitas Andalas untuk masa-masa mendatang”tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unand, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH mengatakan pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM ditujukan untuk membangun dan mengimplementasikan program reformasi birokrasi secara baik pada tingkat unit kerja di lingkungan instansi pemerintah termasuk perguruan tinggi sehingga mampu menumbuh kembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi dan budaya birokrasi yang melayani publik secara baik, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap birokrasi di lingkungan instansi pemerintah.

Zona integritas merupakan salah satu program yang dimaksudkan untuk mengakselerasi capaian sasaran reformasi birokrasi, yaitu pemerintahan yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta kualitas pelayanan publik yang baik. Namun dalam perjalanan menuju pencapaian sasaran reformasi birokrasi, kendala sering kali dihadapi, diantaranya adalah penyalahgunaan wewenang, praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dan lemahnya pengawasan.

Lebih lanjut ia menjelaskan Universitas Andalas sesuai arahan dari Dirjend Dikti telah menunjuk Fakultas Teknik Unand sebagai pilot project dalam pembangunan zona integritas ini. Secara bertahap seluruh unit kerja di Unand akan disiapkan menuju WBK/WBBM hari ini kita menyiapkan unit pengadaan barang dan jasa menuju zona integritas. Hal ini dilaksanakan sebagai komitmen pimpinan dan seluruh civitas akademika Unand dalam pemberantasan KKN dan menciptakan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemasangan pin berani, jujur dan hebat oleh Rektor kepada seluruh pemangku kepentingan pengadaan barang/jasa di Universitas Andalas. Hadir juga secara daring Herda Helmijaya dari Stanas KPK menyampaikan materi tentang pembangunan zona integritas. (unand.ac.id)