Unand dan Unsyiah Jalin Kerjasama Dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Unand dan Unsyiah Jalin Kerjasama Dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

PADANG – Rektor Univeritas Andalas (Unand) Prof. Dr. Yuliandri, SH., MH dan Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng menandatangani Nota Kesepahaman dalam pertemuan virtual yang dilakukan dilakukan pada Senin (06/07/2020).

Agenda tersebut juga diikuti oleh jajaran pimpinan Unand dan pimpinan Unsyiah.

Ruang Lingkup Nota Kesepahaman ini mencakup; penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelatihan, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan kegiatan lain yang disepakati Unand dan Unsyiah.

Rektor Unand Prof. Dr. Yuliandri, SH., MH menyatakan bahwa sebelum penandatangan MoU ternyata Unand dan Unsyiah selama ini sudah banyak melakukan kegiatan bersama, baik antar pimpinan universitas, fakultas dan jurusan/prodi, maupun secara individu antar dosen.

Seperti pada tahun 2014, Prof. Dr. Werry Darta Taifur, SE, MA yang pada saat itu menjabat sebagai rektor Unand berbagi pengalaman dengan sivitas akademika Universitas Syiah Kuala tentang akreditasi A yang diraih oleh Unand. Kemudian pada tahun 2015, Perpustakaan Unand menerima kunjungan dari UPT Perpustakaan Unsyiah dan pada tahun 2017 Unand juga menerima kunjungan Ketua dan Rombongan Senat Unsyiah.

Yuliandri mengatakan bahwa agenda ini adalah momentum untuk mempererat dan meningkatkan intensitas Kerjasama kedua Universitas.

“MoU ini  menjadi landasan penting bagi Unand dan Unsyiah dalam mengembangkan berbagai program atau kegiatan akademik lainnya” ungkapnya

Ia juga berharap, melalui penandatangan Nota Kesepahaman ini semoga sinergitas antara Unand dan Unsyiah semakin meningkat dan efektif, sehingga menghasilkan kemajuan untuk kedua Universitas juga Bangsa dan Negara.

Sementara itu Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng berharap nantinya akan ada peningkatan kolaborasi penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pertukaran mahasiswa. 

Pada bidang penelitian salah satunya adalah penelitian bidang kebencanaan. “Saya melihat banyak dosen di Unand menulis tentang kebencanaan”,ungkapnya. 

“Oleh sebab itu mari kita berkolaborasi untuk bekerja lebih baik dalam menanggulangi bencana, apalagi Unand dan Unsyiah sama – sama berada dalam ring of fire” ujarnya.

Hal ini disambut baik oleh Rektor dan pimpinan Unand. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi antara pimpinan Unand dan Unsyiah yang dipandu oleh Wakil Rektor IV Unand Dr. Hefrizal Handra. (unand.ac.id)