Unand – PT Moosa Edufarm Tandatangani Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi

Unand – PT Moosa Edufarm Tandatangani  Kerjasama Tridharma Perguruan Tinggi

PADANG – Universitas Andalas meneken nota kerjasama dengan PT Moosa Genetika Farmindo dalam bidang tridharma perguruan tinggi yang meliputi penelitian, pengembangan, pengabdian kepada masyarakat dan inovasi.

Penandatanganan nota kersepahaman ini ditandatangani oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH Bersama direktur utama PT. Moosa Genetika Farmindo dr. Irvan Sini dan disaksikan oleh Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno pada Selasa (21/07/2020) Jalan Batang Barus, Gunung Talang Solok.

dr. Irvan mengungkapkan dipilihnya nama PT Moosa sebagai identitas perusahaanya berasal dari kata morula yang mengandung arti bagian stadium dari perkembangan embrio, maka moosa ini bearti morula sapi.

ia memilih bergerak di bidang pembibitan sapi sebagai challenge di Indonesia karena baginya ini yang tidak pernah selesai disebabkan kebanyakan orang lebih sibuk dan fokus mengurusi penggemukan sapi. “Sementara kalau ingin memberesi agriculture meski harus di urusi mulai dari bibit,” terangnya.

dr. irvan melihat Sumatera Barat terutama Solok merupakan areal paling tepat untuk melakukan pembibitan dengan dukungan alam dan juga lokasi yang berada 1.200 m dpl.

Ada beberapa hal yang menjadi tantangan terhadap peternakan sapi salah satunya kesadaran terhadap ternak sapi tersebut, disampaikannya peternakan sapi membutuhkan integrated seperti keberadaan sumber pakan.

Disamping itu, juga dibutuhkan kesadaran dilevel masyarakat terhadap produk dan turunan sapi susu atau perah, baginya produk dari sapi perah ini dapat membantu pencegahan akan terjadinya stunting.

“Banyak produk turunan dari sapi perah ini yang yogurt, mozzarella dan juga butter yang kebutuhannya masih sangat tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap tempat ini kedepannya dapat menjadi sarana pembelajaran bagaimana kenal dengan peternakan, tidak hanya akan diisi dengan sapi tetapi juga akan ada kelinci, ayam dan lain sebagainya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH menyampaikan untuk perguruan tinggi saat ini dituntut untuk pengembangan kemampuan mahasiswa, yang dinamakan dengan Kampus merdeka dan Merdeka Belajar.

“Mahasiswa dituntut tidak hanya paham teori saja tetapi juga melihat bagaimana kondisi dan pelaksanaannya dilapangan,” ucap Rektor.

Lebih lanjut, ia menyampaikan di Universitas Andalas sendiri ada Fakultas Peternakan dan juga bidang kajian lain, sehingga nantinya dapat bersama-sama untuk bersinergi dengan PT. Moosa Genetika Farmindo.

Diharapkannya kerjasama ini dapat terwujud dengan baik dalam penelitian, pengembangan, pengabdian kepada masyarakat dan inovasi yang akan dilakukan oleh masing-masing pihak.

Senada dengan itu, Gubernur Sumatera Barat mengungkapkan kelemahan Perguruan Tinggi saat ini, tidak adanya tempat praktek yang memadai baik itu dibidang eksakta maupun juga dibidang social.

“Dengan adanya PT Moosa Edufarm ini dapat meransgsang dan membuat mahasiswa termotivasi dalam berwirausahan terutama bidang peternakan,” tambahnya.

Turut hadir dalam penandatangan sekaligus Soft Launching PT. Moosa Edufarm ini, Asisten Bupati Solok, Wakil Rektor IV, Ketua LPPM, Dekan Fakultas Peternakan, dosen peternakan dan juga pertanian.(unand.ac.id)